Glagaharjo- Sambang Posyandu memasuki hari ke-7 pada Selasa, 16 September 2025, di Posyandu Werkudoro, Padukuhan Banjarsari. Kegiatan ini dihadiri Kapanewon Cangkringan, Puskesmas Cangkringan, TP PKK Kalurahan Glagaharjo,bu Balita dan kader posyandu.
Dalam sambutannya, Kamituwa Glagaharjo, Sumarno S.Pd, menginformasikan bahwa kegiatan Sambang Posyandu ini didanai oleh Dana Keistimewaan Propinsi DIY. Beliau juga mengajak para peserta untuk menggunakan kegiatan ini sebagai sarana untuk diskusi dan sharing dalam pemantauan tumbuh kembang anak.

Sementara itu, Panewu Cangkringan, Tamzis Sarwana, S.Sos, MIP, menekankan bahwa pemerintah bersama dengan posyandu berkomitmen untuk memerangi stunting. Beliau juga menggarisbawahi bahwa balita stunting harus segera mendapat perhatian dan tindakan.
Materi pertama disampaikan oleh Fariza Nurlianna dari Puskesmas Cangkringan tentang Pemberian Makanan Bergizi kepada Anak. Beliau menjelaskan pentingnya datang ke posyandu untuk pemantauan tumbuh kembang anak dan memberikan nutrisi yang lengkap dan cukup sesuai dengan fase pertumbuhan anak.

Materi kedua disampaikan oleh Karimatun Naim dari RSIY PDHI tentang Fisioterapi. Beliau menjelaskan pengertian dan manfaat fisioterapi, serta kapan anak membutuhkan fisioterapi. Beliau juga menekankan bahwa fisioterapi sangat diperlukan bagi anak yang mempunyai keterlambatan tumbuh kembang dan bahwa layanan fisioterapi dapat diakses dengan memakai BPJS Kesehatan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan konsultasi kesehatan dengan dokter yang dihadirkan dari RSIY PDHI. Dengan adanya kegiatan Sambang Posyandu ini, diharapkan ibu balita dan kader posyandu dapat memperoleh pengetahuan dan informasi yang tepat tentang kesehatan dan perkembangan anak.





