Dari permasalahan tersebut dapat dipahami bahwa pendidikan menjadi aspek yang penting bagi masyarakat yang dapat dimulai dari tingkat bawah PAUD/TK, agar dasar – dasar yang diperlukan dalam pendidikan dapat ditanamkan sejak dini. Namun kurangnya tenaga pengajar PAUD yang kompeten menjadi permasalahan tersendiri bagi Kalurahan Glagaharjo.Untuk lebih jelasnya mengenai masalah pendidikan di Kalurahan Glagaharjo dapat dilihat ditabel berikut :
| No | Masalah | Potensi |
| 1 | Kurangnya biaya untuk meneruskan ke Perguruan Tinggi | Adanya minat yang besar bagi anak-anak lulusan SMA dan program pelatihan, ketrampilan dan beasiswa dari dinas terkait |
| 2 | Belum adanya perpustakaan | Fasilitasi pengadaan perpustakaan Kalurahan dari Pemerintah Daerah |
| 3 | Banyaknya pemikiran masyarakat untuk lebih memilih bekerja sebagai buruh harian lepas/ Penambang/ pasir manual daripada meneruskan ke perguruan tinggi | Adanya program pelatihan ketrampilan dari dinas terkait dan bantuan pinjaman dari koperasi/ bank untuk merintis usaha mandiri |
| 4 | banyak masyarakat yang berhenti dijenjang SMA yang mengakibatkan kurangnya keahlian dalam memasuki dunia kerja | Adanya program pelatihan ketrampilan dari dinas terkait |
| 5 | Fasilitasi PAUD yang masih minimal dan Operasional yang belum maksimal | Bantuan fasilitasi dan Operasional dari Pemerintah |
| 6 | Kompetensi Pengajar Paud yang kurang maksimal | Pelatihan dan peningkatan sumber daya manusia |
| 7 | Pandemi yang mengakibatkan kevakuman proses belajar mengajar | Proses belajar mengajar yang dilakukan secara Daring |
B. Bidang Kesehatan dan Lingkungan
Kesehatan dan lingkungan merupakan dua hal yang sangat terikat erat. Sehingga dapat dikatakan bahwa kondisi lingkungan yang sehat, kondusif dan nyaman akan berpengaruh langsung terhadap kesehatan masyarakat. Untuk itu penyusunan perencanaan yang baik harus memperhatikan bidang kesehatan.
Dalam masa pandemi sekarang ini kesehatan merupakan aspek yang harus benar – benar dijaga dengan menerapkan protokol kesehatan. Penanganan pandemi juga diwujudkan Kaluharan Glagaharjo dengan membentuk satgas penanganan Covid -19, untuk mencegah penyebaran Covid – 19 di Kalurahan Glagaharjo. Berikut tabel berbagai masalah dari bidang kesehatan :
| No | Masalah | Potensi |
| 1 | sebagian besar masyarakat belum mempunyai SPAL (saluran pembuangan limbah) | pembuatan SPAL secara swadaya oleh masyarakat/ Kelompok ternak |
| 2 | belum semua masyarakat sadar akan pentingnya asuransi Kesehatan | adanya puskesmas Pembantu, Posyandu dan BPJS Kesehatan |
| 3 | Pemberian menu seimbang belum dipahami oleh semua masyarakat | adanya puskesmas pembantu, Posyandu dan Kader kesehatan |
| 4 | pemukiman Huntap yang padat mengakibatkan kesadaran terhadap kesehatan lingkungan sekitar kurang maksimal | Gotong royong pembersihan lingkungan sekitar dan pembinaan kesehatan masyarakat |
| 5 | adanya pandemi Covid-19 | pembentukan Satgas Kesehatan dan penerapan protokol kesehatan |
| 6 | belum semua masyarakat sadar pentingnya pemeriksaan ibu hamil | Pelaksanaan Klas ibu hamil dan pelatihan kesehatan masyarakat |
C. Bidang Sosial Budaya & Kelembagaan
Bidang sosial merupakan aspek yang penting bagi suatu wilayah. Kalurahan Glagaharjo merupakan wilayah yang masih memiliki banyak tradisi dan budaya, hal tersebut mencerminkan bahwa pelestarian seni dan budaya di Kalurahan Glagaharjo masih terjaga dengan baik. Perpektif budaya masyarakat masih sangat kental dengan budaya jawa. Hal ini dapat dimengerti karena hampir semua kalurahan masih terpengaruh kuat oleh budaya jawa dengan adanya keberadaan Keraton Kasultanan maupun Pakualaman yang ada di Yogyakarta. Dari latar belakang budaya, kita bisa melihat aspek budaya dan sosial yang berpengaruh dalam kehidupan bermasyarakat, misalnya masih terjaganya tradisi untuk kenduri yang sering dilaksanakn untuk memperingati hari-hari besar islam maupun peringatan lainnya.
Dalam hal kelembagaan Kalurahan Glagaharjo memiliki berbagai macam lembaga seperti LPMK, PKK, BPK, KSM. Melalui lembaga-lembaga tersebut diharapkan akan mampu meningkatkan kesejahteraan sosial melalui program yang dilaksanakan. Berikut rincian permasalahan dibidang Sosial Budaya dan Kelembagaan :
| No | Masalah | Potensi |
| 1 | SDM pengurus kelembagaan yang kurang maksimal dan tidak semua pengurus lembaga aktif | Pelatihan, Pembinaan dan peningkatan kapasitas oleh Pemerintah |
| 2 | Kurangnya minat Generasi muda dibidang Seni dan budaya | Pelatihan, Pembinaan dan peningkatan kapasitas oleh Pemerintah |
| 3 | Masih adanya konflik yang terjadi pada anak usia muda | Pembinaan kenakalan remaja |
| 4 | Minimnya dana Operasional untuk pelestarian budaya | Fasilitasi dan stimulan kelompok Seni |
D. Bidang Ekonomi
Permasalahan yang paling banyak dirasakan di bidang ekonomi adalah upah pekerja yang rendah dan masih adanya pengangguran. Selain hal tersebut terdapat beberapa permasalahan lain yang juga banyak dirasakan dibeberpa padukuhan terkait dengan mata pencaharian serta sumber daya manusia yang ada. Pandemi Covid – 19 sangat berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat khusunya Glagaharjo karena banyak perusahaan yang melakukan pengurangan karyawan dan daya beli masyarakat juga semakin menurun.
Glagaharjo merupakan Kalurahan yang kaya akan Sumber daya alam yang potensial untuk dikembangkan, salah satunya adalah potensi alam yang berwujud pasir dan batu maupun yang berwujud wisata alam.Mayoritas masyarakat Glagaharjo mengandalkan mata pencaharian dari penambangan pasir dan batu. Sampai saat ini pengembangan wisata juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan, terbukti dari makin banyaknya stimulan maupun bantuan pengembangan wisata yang masuk di Kalurahan Glagaharjo. Hal tersebut juga berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang berada dilingkungan kawasan wisata yang semakin baik dan kreatif. Berikut masalah yang ada di bidang Ekonomi :
| No | Masalah | Potensi |
| 1 | Pendapatan perkapita yang masih rendah | adanya bantuan pinjaman modal dari bank/ koperasi maupun badan usaha lain untuk mendorong masyarakat melakukan usaha ekonomi secara mandiri |
| 2 | Banyaknya generasi muda yang hanya lulus jenjang SMA | adanya pelatihan, pembinaan dari pemerintah |
| 3 | matinya beberapa sektor ekonomi akibat adanya Pandemi Covid-19 | pemanfaatan lahan yang dimiliki untuk menjadikan lahan produktif |
| adanya kawasan wisata alam yang dimiliki | ||
| 4 | masih banyaknya pengangguran | adanya pelatihan, pembinaan dari pemerintah |