Glagaharjo- Sabtu (28/9) Pemerintah kalurahan menerima kunjungan mahasiswa dari Badan Eskekutif Masyarakat Keluarga Mahasiswa Universitas Gajah Mada ( BEM KM UGM) 2024 di aula Kalurahan Glagaharjo.
Carik Glagaharjo, Joko Purwanto, menyambut rombongan yang terdiri dari 12 mahasiswa tersebut bersama Ketua KSM dan Dukuh Srunen. Dalam sambutannya Joko Purwanto menyampaikan tentang kondisi geografis dan demografi Kalurahan Glagaharjo yang berbatasan langsung dengan Gunung Merapi . Beliau juga menuturkan tentang perkembangan Glagaharjo pasca erupsi 2010 sampai dengan sekarang ini serta beberapa bentuk kesadaran warga sehubungan dengan aktivitas merapi.
Materi utama disampaikan oleh Rambat Wahyudi selaku Ketua Komunitas Siaga Merapi (KSM) yang memberikan materi tentang sistem mitigasi yang dijalankan di Kalurahan Glagaharjo sebagai upaya untuk meminimalisir korban jika terjadi erupsi Gunung Merapi. “Kami relawan KSM bersinergi dengan pemerintah kalurahan dan masyarakat untuk saling menjaga , bertukar informasi dan bekerjasama dalam hal mitigasi kebencanaan dan hal lain yang bersifat sosial lain demi kenyamanan dan keselamatan bersama” Tutur Rambat.
Komunitas Siaga Merapi sendiri merupakan suatu komunitas siaga bencana yang didirikan olah pemerintah Kalurahan Glagaharjo yang beranggotakan sukarelawan lokal di Kalurahan Glagaharjo.
Acara dilanjutrkan dengan kunjungan kelapangan yakni di kawasan terdampak aliran erupsi Gunung Merapi 2010 dan mengunjungi beberapa fasilitas penunjang mitisgasi seperti EWS (early Waning System), titk kumpul warga serta pos pantau yang berada di Kalurahan Glagahrjo.(hs)-gl