Glagaharjo- Minggu (23/2) Kirab Sadranan Ageng Sarean Gedhe Padukuhan Besalen tahun ini berlangsung dengan sakral dan khidmat. Acara ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Gani Sadat, S.H, M.Kn, dan pamong kalurahan Glagaharjo san Kalurahan Argomulyo, serta ratusan warga dari padukuhan Besalen dan sekitarnya.

Sadranan Ageng Sarean Ageng Sarean Gedhe adalah upacara adat yang dilaksanakan rutin setiap bulan Ruwah atau bulan Syaban dalam penanggalan hijriyah yang diadakan oleh warga padukuhan Besalen . Acara ini merupakan bentuk pelestarian budaya dan tradisi masyarakat setempat. Acara dimulai dengan kirab dan iring-iringan pasukan Bregodo Kuntho Manggolo dari Padukuhan Besalen yang mengawal berbagai ubarampe (perlengkapan) untuk prosesi upacara adat Sadranan Ageng. Pasukan Bregodo Kuntho Manggolo tampil dengan seragam yang menawan, menambah kesan meriah pada acara tersebut.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan acara nyekar atau tabur bunga di makam leluhur di pemakaman Sarean Gede yang dipimpin oleh Tibul Wiyasih selaku sesepuh sekaligus juru kunci Sarean Gedhe. Upacara nyekar ini merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur dan nenek moyang. Setelah upacara tabur bunga, acara dilanjutkan dengan kembul bujono atau makan bersama oleh ratusan warga di sekitar makam Sarean Gede.

Acara diakhiri dengan grebeg gunungan yang juga merupakan tradisi yang selalu dilakukan setiap tahunnya. Grebeg Gunungan adalah tradisi yang melibatkan arak-arakan gunungan berisi hasil bumi dan makanan olahan, yang dibagikan kepada masyarakat. Tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan adanya acara ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap budaya dan tradisi lokal. Selain itu, acara ini juga dapat memperkuat kebersamaan dan kegotong-royongan masyarakat setempat.(hs)-gl

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *